Selamat Datang di Hasbimedia.com
Koalisi Indonesia Adil Makmur Finalisasi Tim Kampanye

Koalisi Indonesia Adil Makmur Finalisasi Tim Kampanye

Suara.com

Rabu, 19 September 2018 - Koalisi Sandiaga-Prabowo menamakan koalisi mereka sebagai Koalisi Indonesia Adil dan Makmur. Koalisi ini juga menyusun tim kampanye yang jumlahnya mencapai ratusan orang.

Pimpinan partai politik pendukung Prabowo-Sandi menghadiri rapat finalisasi tim pemenangan di rumah Kertanegara, Jakarta Selatan.

Selain Prabowo Subianto, hadir presiden PKS Sohibul Iman, ketua umum PAN Zulkifli Hasan, sedangkan Partai Demokrat diwakili wakil ketua umum Syarief Hasan. Rapat membahas sejumlah hal, diantaranya nama koalisi serta tim kampanye.

Mereka sepakat memilih nama Koalisi Indonesia Adil Makmur. Nama itu dipilih karena mereka menganggap keadilan dan kemakmuran menjadi masalah besar bangsa Indonesia.

"Iya karena problem bangsa dan negara itu adalah problem keadilan. Keadilan ekonomi, keadilan hukum, ketimpangan dan kemakmuran adalah sesuatu yang menjadi cita-cita juga bagi rakyat Indonesia sehingga kita akan berjuang dengan sungguh-sungguh untuk mewujudkan keadilan dan kemakmuran dalam kehidupan berbangsa dan bernegara." Ahmad Muzani, Sekjen Partai Gerindra.

Sedangkan untuk tim kampanye mereka menunjuk mantan panglima TNI Joko Santoso sebagai ketua tim kampanye. Sementara untuk anggota tim kampanye mereka menerima sekitar 1500 nama yang disodorkan oleh partai koalisi hingga organisasi masyarakat. Nama-nama itu akan disaring dan di verifikasi.

"Kita juga menyadari  bahwa karena dari jumlah nama yang masuk ini sangat banyak yang diusulkan oleh partai politik, maupun juga oleh beberapa organisasi. Ini harus di verifikasi satu-satu dan harus dipastikan juga nama yang disetor ini sudah menyatakan bersedia bergabung dan bersedia bekerja selama 7 bulan ke depan." Sandiaga Uno.

Hingga saat ini tim koalisi Indonesia Adil Makmur masih dalam penyusunan.
Mereka menyatakan struktur tim kampanye akan diumumkan tanggal 20 September berbarengan dengan penyerahan nama ke KPU.

Sumber berita : TVOne News.

Baca juga:

Blogger
Disqus
Pilih Sistem Komentar

Tidak ada komentar